Untuk menjadi emas, ia perlu dipanaskan dengan api yang sangat panas, ratusan derajat Celsius, agar bisa meleleh dan dibentuk menjadi sesuatu yang berharga. Kemudian, untuk menjadi cincin yang indah, ia harus melalui proses pembentukan dan pengukiran yang teliti dengan alat modern yang canggih.
Begitu pula dengan manusia. Untuk menjadi insan yang kamil, kita tak bisa lepas dari masalah. Masalah datang bertubi-tubi, satu demi satu, untuk menguji dan memberikan pelajaran, serta menguatkan hati dan mental kita. Setiap masalah adalah kesempatan untuk tumbuh. Tak ada perjalanan menuju kesuksesan tanpa cobaan, dan tak ada sejarah besar yang tercipta tanpa tantangan. Seorang presiden, misalnya, harus siap menerima kritik bahkan hinaan. Sebab, jika kita menghindar dari masalah, kita hanya akan terjebak dalam ketakutan menghadapi masalah berikutnya.
Masalah yang Allah berikan tentunya sesuai dengan kemampuan para hambanya, tidak ada masalah yang melebihi kemampuan hambanya. Kita sering berusaha untuk menghindar padhaal kita mampu melaluinya. Kita hanya terjebak dalam halusinasi kegagalan tanpa pernah mencobanya. (Al-Baqarah; 286)
Hidup ini, pada akhirnya, adalah tentang menikmati perjalanan melalui masalah yang datang dan menyelesaikannya dengan ikhlas. Setiap masalah yang diselesaikan membawa kita lebih dekat kepada tujuan. Bismillah, dengan semangat Muyassarah, insya Allah, segala urusan akan dipermudah.
Malang, 20 Maret 2025.
Konten Kreator Edukasi bahasa Arab dan ilmu keislaman. Penulis dan Reviewer Buku. Pengajar Private Al-Quran dan Bahasa Arab. Pembicara Seminar tema kesantrian, kepemimpinan, Masuk Kampus dan Keislaman.
Kami Sediakan Paket Reseller Undangan Digital Untuk Anda Dengan Harga Super Murah !!!, Klik Mau dan Hubungi Admin !!!
Jangan Tampilkan Lagi
Ya, Saya Mau !