_”Mas, jangan kaget ketika nanti mengajar murid istimewa di kelas,”_ ujar Guru Pembina kepada saya saat briefing kegiatan Pondok Ramadhan. Saya tidak langsung mengerti dengan istilah “murid istimewa” yang dimaksud. Namun, setelah bertanya kepada teman, saya pun memahami bahwa istilah tersebut merujuk pada Anak Berkebutuhan Khusus (ABK). Bahkan, ada istilah lain yang lebih sarkastik dan kurang pantas digunakan untuk menyebut mereka. Namun, bagi saya, mereka tetap istimewa, sebagaimana setiap anak yang lahir ke dunia ini adalah anugerah.
*Murid istimewa itu istimewa,* Setiap anak yang lahir ke dunia ini adalah seorang pemenang. Mereka berhasil mengalahkan jutaan sel sperma lainnya dalam perjalanan menuju sel telur, sebuah perjuangan awal yang luar biasa dalam kehidupan. Kehadiran mereka bukanlah kebetulan, melainkan bagian dari takdir yang telah ditetapkan oleh Allah. Terlepas dari bagaimana mereka terlahir dengan kelebihan atau kekurangan setiap anak memiliki keistimewaan dan tujuan yang unik di dunia ini. Mereka adalah anugerah yang patut disyukuri dan dijaga dengan penuh kasih sayang. Hal ini sejalan dengan Firman-Nya “Sungguh, Kami telah menciptakan manusia dalam bentuk yang sebaik-baiknya” (QS: At-Tin: 4.)
*Murid Istimewa itu istimewa,* memang tampak sedikit berbeda jalan dengan murid lainnya, tapi semuanya sama. Semuanya mempunyai semangat belajar yang diekspresikan dengan cara yang berbeda. Mereka istimewa dengan jalan dan takdir yang sudah ditentukan-Nya. Hal ini sejalan dengan firman-Nya “Allah tidak membebani seseorang melainkan sesuai dengan kesanggupannya.” (QS: Al-Baqarah: 286.)
*Murid istimewa itu istimewa* , mereka mempunyai kelebihan yang tidak tidak dimiliki oleh murid lainnya. Memang mereka mempunyai cara belajar yang unik dan sering kali membutuhkan pendekatan khusus. Sejatinya mereka sangat cerdas, cara berpikir mereka yang out-of-the-box, kreatif dan mempunyai bakat luar biasa dalam bidang tertentu. Walau membutuhkan perjuangan ekstra untuk memahami pola belajar dan komunikasi mereka saat di kelas. Bukankah setiap keistimewaan membutuhkan usaha untuk menemukannya?!. Hal ini sejalan dengan firman-Nya “Dan Allah melebihkan sebagian kamu dari sebagian yang lain” (QS: An-Nahl: 71)
*Murid Istimewa itu untuk Guru Istimewa* , Tidak semua guru mampu mencapai alam berpikir mereka. Masih ada yang hanya menilai dari tampilan luar atau bahkan dengan mudah menghakimi tingkah laku mereka di kelas. Padahal, dibutuhkan kesabaran, empati, dan usaha lebih untuk menggali serta mengembangkan bakat mereka di bidang tertentu. Bukankah mutiara yang paling berharga terletak di dasar laut yang dalam dan penuh tantangan!?. Begitu pula dengan potensi luar biasa yang dimiliki oleh murid istimewa hanya bisa ditemukan oleh guru yang mau berusaha dan bersabar dalam membimbing mereka.
Maka, janganlah kita membeda-bedakan seorang murid dengan murid lainnya. Mungkin seorang murid lemah dalam matematika, tetapi unggul dalam bidang lainnya. Setiap anak memiliki keahliannya masing-masing, hanya saja mungkin kita sebagai guru belum mampu memaksimalkan potensi mereka. Bukankah tugas guru adalah menggali, membimbing, dan membantu mereka menemukan cahaya dalam dirinya!? Dengan begitu, setiap murid termasuk yang “istimewa” bisa tumbuh dan berkembang sesuai dengan takdir terbaik yang telah Allah tetapkan untuk mereka.
Karena sejatinya, murid istimewa itu benar-benar istimewa.
Konten Kreator Edukasi bahasa Arab dan ilmu keislaman. Penulis dan Reviewer Buku. Pengajar Private Al-Quran dan Bahasa Arab. Pembicara Seminar tema kesantrian, kepemimpinan, Masuk Kampus dan Keislaman.
Kami Sediakan Paket Reseller Undangan Digital Untuk Anda Dengan Harga Super Murah !!!, Klik Mau dan Hubungi Admin !!!
Jangan Tampilkan Lagi
Ya, Saya Mau !